Sejarah Yayasan
Yayasan Al-Qashwa Papua berawal dari sebuah langkah kecil yang penuh makna pada tahun 2003. Saat itu, seorang mualaf datang dengan keinginan tulus untuk belajar membaca Al-Qur'an. Dari satu orang yang belajar mengaji, perlahan semakin banyak masyarakat yang ikut bergabung. Seiring bertambahnya peserta dan dukungan dari berbagai pihak, lahirlah sebuah tempat pembelajaran Al-Qur'an yang dikenal dengan nama Madrasah Diniyah Gontor.
Selama bertahun-tahun, madrasah ini berkembang menjadi pusat pembelajaran Al-Qur'an bagi anak-anak maupun orang dewasa. Semangat untuk menghadirkan pendidikan yang lebih luas kemudian mendorong berdirinya Taman Kanak-Kanak (TK) Al-Qashwa pada tahun 2018 sebagai langkah awal menyediakan pendidikan formal yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an.
Melihat semakin besarnya kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan yang berkualitas, pada tahun 2020 dimulai proses pendirian Yayasan Al-Qashwa Papua, yang dibarengi dengan persiapan pembukaan Sekolah Dasar (SD). Setelah melalui berbagai proses dan tantangan, pada tahun 2021 Yayasan Al-Qashwa Papua resmi dikukuhkan bersama seluruh unit pendidikannya, yaitu TPQ, TK, dan SD Al-Qashwa.
Komitmen yayasan tidak hanya terbatas pada pendidikan formal dan keagamaan. Pada tahun 2022, Yayasan Al-Qashwa Papua memperluas perannya dalam pemberdayaan masyarakat dengan mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK) yang berfokus pada pelatihan keterampilan di bidang komputer. Kehadiran BLK diharapkan mampu membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan untuk menghadapi perkembangan zaman.
Berawal dari pengajian Al-Qur'an sederhana bagi anak-anak, Yayasan Al-Qashwa Papua kini tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang terus berkembang di tengah masyarakat. Berada di lingkungan yang mayoritas penduduknya non-Muslim, yayasan tetap berkomitmen menjadi rahmat bagi seluruh masyarakat melalui pelayanan pendidikan, pembinaan akhlak, serta kontribusi sosial yang inklusif.
Selama lebih dari sepuluh tahun terakhir, Yayasan Al-Qashwa Papua menjalin kerja sama dengan Pesantren Darus Sunnah Ciputat, yang didirikan oleh Prof. Dr. Ali Mustafa Ya'qub. Melalui kemitraan ini, setiap tahun Darus Sunnah mengirimkan para delegasi untuk mengabdi sebagai tenaga pendidik di lingkungan yayasan
Hingga saat ini, sekitar 250 peserta didik menempuh pendidikan di berbagai unit Yayasan Al-Qashwa Papua. Dengan fokus pada pendidikan Qur'ani, pembinaan akhlak, pengembangan karakter, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, Yayasan Al-Qashwa Papua terus berupaya melahirkan generasi muda Papua yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa.
Selama bertahun-tahun, madrasah ini berkembang menjadi pusat pembelajaran Al-Qur'an bagi anak-anak maupun orang dewasa. Semangat untuk menghadirkan pendidikan yang lebih luas kemudian mendorong berdirinya Taman Kanak-Kanak (TK) Al-Qashwa pada tahun 2018 sebagai langkah awal menyediakan pendidikan formal yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an.
Melihat semakin besarnya kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan yang berkualitas, pada tahun 2020 dimulai proses pendirian Yayasan Al-Qashwa Papua, yang dibarengi dengan persiapan pembukaan Sekolah Dasar (SD). Setelah melalui berbagai proses dan tantangan, pada tahun 2021 Yayasan Al-Qashwa Papua resmi dikukuhkan bersama seluruh unit pendidikannya, yaitu TPQ, TK, dan SD Al-Qashwa.
Komitmen yayasan tidak hanya terbatas pada pendidikan formal dan keagamaan. Pada tahun 2022, Yayasan Al-Qashwa Papua memperluas perannya dalam pemberdayaan masyarakat dengan mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK) yang berfokus pada pelatihan keterampilan di bidang komputer. Kehadiran BLK diharapkan mampu membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan untuk menghadapi perkembangan zaman.
Berawal dari pengajian Al-Qur'an sederhana bagi anak-anak, Yayasan Al-Qashwa Papua kini tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang terus berkembang di tengah masyarakat. Berada di lingkungan yang mayoritas penduduknya non-Muslim, yayasan tetap berkomitmen menjadi rahmat bagi seluruh masyarakat melalui pelayanan pendidikan, pembinaan akhlak, serta kontribusi sosial yang inklusif.
Selama lebih dari sepuluh tahun terakhir, Yayasan Al-Qashwa Papua menjalin kerja sama dengan Pesantren Darus Sunnah Ciputat, yang didirikan oleh Prof. Dr. Ali Mustafa Ya'qub. Melalui kemitraan ini, setiap tahun Darus Sunnah mengirimkan para delegasi untuk mengabdi sebagai tenaga pendidik di lingkungan yayasan
Hingga saat ini, sekitar 250 peserta didik menempuh pendidikan di berbagai unit Yayasan Al-Qashwa Papua. Dengan fokus pada pendidikan Qur'ani, pembinaan akhlak, pengembangan karakter, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, Yayasan Al-Qashwa Papua terus berupaya melahirkan generasi muda Papua yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa.
